Guna

Multi Outlet

Jalankan beberapa outlet dalam satu toko, dengan biaya per outlet.

Diperbarui 3 November 2026

Di halaman ini

Setiap toko punya satu Outlet Utama, yaitu tempat uang bergerak: laci sendiri, penjualan, retur, pesanan jasa, dan nama yang tercetak di struk. Multi Outlet menambah outlet lain di toko yang sama, untuk tempat usaha kedua dan seterusnya.

Kemampuan

  • Menambah outlet baru tanpa membuat toko terpisah. Produk, pelanggan, pemasok, staf, dan tagihan tetap satu toko.
  • Mencatat shift laci, penjualan, retur, dan pesanan jasa pada outlet tempat kejadiannya, sehingga catatan tiap outlet terpisah.
  • Menyimpan nama, alamat, dan nomor HP tiap outlet. Nama dan alamatnya tercetak di struk outlet itu.
  • Menyaring Laporan per outlet.
  • Menetapkan staf yang bertugas di tiap outlet.

Harga

Multi Outlet dihitung per outlet. Outlet pertama selalu termasuk, dan setiap outlet tambahan Rp49.000 per bulan. Halaman Paket & Tagihan menampilkan biaya yang berlaku untuk toko Anda.

Yang dibutuhkan

Multi Outlet adalah tambahan untuk Produk & Stok dan Kasir (POS).

Catatan

  • Jumlah outlet tambahan diatur di halaman Modul & Fitur, dari 1 sampai 99 outlet tambahan.
  • Jumlah outlet tambahan tidak bisa dikurangi selama masih ada outlet tambahan yang aktif. Arsipkan outletnya dahulu.
  • Menaikkan jumlah outlet di tengah periode tagihan menagih selisih biaya untuk sisa periode berjalan.
  • Menurunkan jumlah outlet berlaku pada akhir periode tagihan berjalan.
  • Outlet Utama dan outlet tambahan yang paling lama dibayar bisa dipakai seperti biasa. Outlet di luar jumlah yang dibayar tetap bisa dibuka beserta riwayat, laporan, dan transfer stok keluarnya, tetapi tidak bisa menerima shift baru, penjualan, retur, pesanan jasa, pembayaran, atau kas masuk dan keluar laci.
  • Saat masa aktif paket berakhir, outlet di luar jumlah yang dibayar mengikuti aturan yang sama sampai pembayaran diterima.
  • Outlet Utama tidak bisa diarsipkan. Outlet lain baru bisa diarsipkan saat tidak ada shift terbuka, draf penjualan, atau pesanan jasa yang berjalan, dan stok di gudangnya sudah dipindahkan: gudang outlet itu ikut diarsipkan, jadi stok yang masih tersisa harus dipindahkan lebih dahulu. Riwayatnya tetap tersimpan.
  • Setiap outlet punya gudang sendiri. Gudang tanpa outlet adalah gudang pusat: stok toko yang bisa menjadi tujuan atau asal transfer dan tidak dipakai berjualan. Satu gudang di tiap outlet menjadi gudang jualnya, yaitu asal stok saat menjual di outlet itu.
  • Staf yang tidak ditugaskan ke outlet mana pun bekerja di semua outlet. Pemilik toko selalu bekerja di semua outlet.
  • Struk mencetak nama outlet beserta alamat dan nomor HP-nya hanya saat toko punya dua outlet aktif atau lebih.
  • Memindahkan penjualan atau stok antar outlet tidak termasuk; stok dipindahkan antar gudang.

Lihat juga