Kasir (POS) memproses penjualan harian dan langsung mengurangi stok. Setiap penjualan yang selesai mendapat Nomor Invoice berurutan dan bisa dicetak sebagai struk.
Kemampuan
- Mencatat penjualan tunai atau nontunai dengan pencarian produk.
- Menyimpan keranjang yang belum selesai sebagai draf, lalu membukanya lagi nanti.
- Mencetak struk atau invoice untuk setiap penjualan lewat dialog cetak perangkat, atau mengunduhnya sebagai PDF.
- Membagikan struk sebagai tautan yang bisa dibuka pelanggan tanpa akun, lewat WhatsApp atau aplikasi lain.
- Menerima pembayaran penuh, atau sebagian bila modul Piutang Pelanggan aktif.
- Memilih harga tiap baris: Normal, Reseller, atau Grosir. Produk yang punya satuan penjualan menampilkan pilihan satuannya sebagai ganti pilihan harga itu.
- Memberi Diskon Produk pada barang tertentu dan Diskon Transaksi pada seluruh belanja, sebagai persen atau nominal rupiah.
- Menjual produk dalam satuan yang disiapkan produknya, misalnya 1 Roll, dan melihat berapa isi satuannya.
- Mencatat pengiriman: Diserahkan langsung, atau Perlu dikirim lalu Dikirim dan Diterima, beserta kurir dan nomor resi bila ada.
- Menambahkan Ongkir pada transaksi yang dikenai biaya kirim.
- Membatalkan seluruh penjualan, khusus Pemilik atau Admin.
Yang dibutuhkan
Kasir (POS) membutuhkan Produk & Stok karena setiap penjualan mengambil barang dari stok toko. Piutang Pelanggan, Layanan Purnajual, dan Voucher Toko membutuhkan modul ini.
Catatan
- Penjualan yang sudah selesai tidak bisa diedit atau dihapus. Kesalahan diperbaiki lewat pembatalan penuh atau retur.
- Kasir tidak bisa membatalkan penjualan. Pembatalan mengembalikan seluruh stok dan membatalkan sisa piutang, sementara transaksi aslinya tetap tersimpan.
- Tanpa modul Piutang Pelanggan, pembayaran harus penuh.
- Harga Grosir, Reseller, dan satuan penjualan boleh di bawah harga minimum, selama sama persis dengan harga yang sudah ditetapkan di produk. Harga lain di bawah harga minimum tetap ditolak.
- Harga grosir dihitung dari jumlah pada baris itu sendiri, bukan dari total semua baris produk yang sama. Jumlah pada baris satuan penjualan tidak menambah perhitungannya, karena harga satuannya sudah ditetapkan tersendiri.
- Diskon Produk dihitung lebih dulu pada barisnya. Diskon Transaksi lalu dihitung dari sisa nilai barang, disusul Voucher bila ada. Keduanya membutuhkan izin diskon atau PIN Persetujuan dari Pemilik atau staf yang diizinkan.
- Draf tidak mengunci harga. Saat dibuka lagi, harganya mengikuti data produk terbaru. Baris yang satuannya sudah dihapus dari produk tidak dimuat.
- Satu produk bisa memakai beberapa baris bila dijual dalam satuan berbeda, misalnya 1 Roll dan 5 meter lepas. Jumlah stok yang tersedia dihitung dari seluruh baris produk itu.
- Setiap pembayaran memakai satu metode: Tunai, QRIS, Kartu / Debit / Kredit, Transfer Bank, E-Wallet, atau Lainnya.
- Untuk menerima uang tunai, pilih Mulai shift di halaman Kas Laci lebih dulu, lalu Tutup shift saat selesai agar uang di laci ikut terhitung. Penjualan nontunai tetap bisa berjalan tanpa shift.
- Pembayaran tunai ke pemasok ikut mengurangi uang di laci yang dipilih saat mencatat pembayaran, selama shift laci itu berjalan.
- Bila Buku Kas aktif dan sudah dimulai, setiap Kas Masuk atau Kas Keluar di Kas Laci perlu tujuan: kategori, brankas, atau rekening. Lihat Memakai Buku Kas.
- Status pengiriman hanya mencatat posisi barang dan hanya bisa maju. Stok, omzet, dan laba dihitung saat penjualan selesai, bukan saat barang dikirim. Penjualan yang dibatalkan tidak bisa diubah status pengirimannya.
- Ongkir berlaku untuk seluruh transaksi. Ongkir tidak terkena diskon dan tidak ikut nilai retur, tetapi tetap masuk ke piutang, pembayaran, dan kembalian. Di Laporan, Ongkir tampil sebagai Pendapatan Pengiriman, terpisah dari Laba Kotor.